Anak Kacang

Ajak Bayi ‘Batuta’ ke Bioskop

IMG_20170423_211439_326.jpg

Orang bilang, “Semakin banyak nikmat Tuhan yang kamu terima, semakin siap kamu melepaskan banyak hal.” Kalimat ini cocok dengan kondisiku saat ini. Menikah dengan Rifki, memiliki Mae, keluarga yang menyayangi, rasanya sempurna sudah hidupku.

Sayangnya menjadi ibu beranak satu tentunya tak sebebas melajang dahulu. Perjalanan spontan ke mall atau bioskop sebelumnya mungkin saja hal biasa, namun kini menjadi perjalanan langka.  Continue reading “Ajak Bayi ‘Batuta’ ke Bioskop”

Anak Kacang

My Birth Story (2): Serangan Panik Si Ibu Baru

CYMERA_20160713_165850

Sejak Mae lahir, setiap minggunya ada saja hal-hal baru terjadi padanya yang membuatku dan suami panik. Rasanya berlebihan jika aku menyebut diriku terkena postpartum syndrome karena alhamdulillah berkat support keluarga kami bisa merawat Mae bersama. Hanya saja, memang ada beberapa kondisi Mae yang jujur membuatku khawatir dan hampir seluruhnya terkait dengan kondisi fisiknya. Itu dimulai dari hal-hal sederhana, seperti napasnya yang kadang melenguh seperti ada yang menyumbat hidungnya, cegukan, ruam popok, sampai jerawat di kepalanya.  Continue reading “My Birth Story (2): Serangan Panik Si Ibu Baru”

Anak Kacang

My Birth Story (1): Menyambut Mae

IMG_20160626_115853

Semuanya blur dan dalam hitungan detik pandanganku gelap. Aku kehilangan seluruh kesadaran begitu dokter memberi anestesi epidural lewat suntikan di tulang belakangku. Tujuannya untuk memblok semua rasa sakit selama operasi sesar berlangsung. Tenaga yang kuhabiskan 33 jam sebelumnya untuk berjuang demi bisa bersalin normal membuat kondisiku sudah mencapai batasnya. 

Usai disuntik, tubuhku mati rasa terutama dari bagian perut ke bawah. Selanjutnya, aku percayakan dan serahkan semuanya pada Allah SWT dan juga sejumlah dokter dan perawat yang mengelilingiku. Mas bilang, tak sampai satu jam kemudian, gadis mungil buah hati kami lahir ke dunia. She finally came, our lovely daughter joined us in the world 2 days before her due date. Mae yang berarti mutiara, demikian panggilan sayang kami untuknya.  Continue reading “My Birth Story (1): Menyambut Mae”

Rumah Tangga

Berpisah Sebelum Berjumpa

Semua orang pernah menunggu, menunggu apapun itu. Menunggu datangnya jodoh, menunggu jadwal cuti tiba, menunggu tanggal gajian, menunggu dosen pembimbing skripsi, atau sekadar menunggu bus Transjakarta jurusan Ragunan-Monas seperti yang setahun lalu selalu kulakukan ketika hendak liputan ke Kawasan Thamrin, Merdeka, dan sekitarnya.

Menungguku kali ini beda, sejak lima bulan lalu tepatnya, dan kini tinggal cerita. Menunggu hari-H berjumpa dengan seorang anak laki-laki yang kupastikan akan menyaingi ayah dan suamiku sebagai pria paling tampan di dunia ini. Merekalah yang selalu membuatku jatuh hati.  Continue reading “Berpisah Sebelum Berjumpa”